PDSD-SEAMEO BIOTROP

PDSD-SEAMEO BIOTROP terdiri dari 2 divisi, yaitu  Divisi Pengembangan Produk dan Services Laboratory. Divisi pengembangan produk bertugas untuk mengembangan produk-produk biologi yang bermanfaat dan dibutuhkan  oleh masyarakat. Sedangkan Services Laboratory bertugas untuk menyediakan layanan jasa pengujian.

Analisa Air dan Udara

Laboratorium Analisa Air dan Udara menyediakan layanan untuk menganalisa kualitas air dan udara dan juga memberikan layanan konsultasi untuk penilaian dan pengukuran keadaan lingkungan di lapangan.

Analisa Tanah dan Tanaman

Laboratorium Analisa Tanah dan Tanaman memberikan layanan analisa unsur-unsur hara tanah dan tanaman.  Selain itu juga memberikan layanan analisa fisika tanah.

Analisa Pangan dan Pakan

Laboratorium Analisa Pangan dan Pakan memberikan layanan analisa produk-produk pangan seperti vitamin dan mineral.  Selain itu juga memberikan Program Pelatihan HACCP bekerjasama dengan instansi/lembaga terkait.

Kultur Jaringan

Laboratorium Kultur Jaringan menghasilkan plantlets dan bibit berbagai jenis tanaman.  Laboratorium ini juga memberikan konsultasi teknis kepada siapa saja yang tertarik dengan pengusahaan tanaman.

Fasilitas Budidaya Jamur SEAMEO BIOTROP

1. Tempat Pembuatan Baglog/media tumbuh jamur



2. Fasilitas Sterilisasi Media Tumbuh Jamur di SEAMEO BIOTROP


Media baglog jamur tiram di pasteurisasi / disterilisasi dengan menggunakan drum dan kompor gas selama 6-7 jam.

3. Ruang Inokulasi
Kegiatan Inokulasi bibit jamur ke media F0, F1, F2 ataupun baglog di SEAMEO BIOTROP dilakukan diruang alat Laminar Air Flow unutk menjamin media baglog tidak terkontaminasi oleh mikroorganisme lain sehingga pertumbuhan jamur selama masa inkubasi dan produksi jamur lebih optimal.


4. Ruang Inkubasi


Baglog yang sudah di inokulasi bibit jamur disimpan selama 1-2 bulan di ruang inkubasi. Ruang inkubasi terisolasi dari udara luar dan selalu dijaga kebersihannya.


5. Kumbung

Kumbung adalah tempat untuk merawat baglog dan menumbuhkan jamur, biasanya dibuat dari bambu atau kayu. Dinding kumbung bisa dibuat dari gedek atau paranet. Atapnya dari genteng atau sirap, sedangkan sebagian lantainya sebaiknya tidak diplester, agar air yang digunakan untuk jamur bisa meresap.


6. Pengolahan Jamur Pasca Panen


Jamur yang sudah dipanen kemudian diolah menjadi berbagai macam bentuk makanan. Tempat untuk mengolah hasil panen jamur harus selalu dijaga kebersihannya

 
Buah Tin

Seameo Biotrop memiliki laboratorium kultur jaringan yang saat ini sudah berhasil memperbanyak tanaman Tin dengan metode Kultur Jaringan

Buah tin atau yang memiliki nama ilmiah Ficus carica adalah sejenis buah-buahan yang dapat dimakan dan saat ini mulai dibudidayakan di berbagai tempat lain di penjuru dunia. 
Tetapi mungkin bagi sebagian orang nama buah tin mungkin masih terdengar asing, bahkan belum banyak orang yang pernah mencicipi kelezatan buah tin. Di Indonesia saat ini ada beberapa tempat yang sudah mulai membudidayakan buah tin.

Buah tin merupakan buah yang tidak mengenal musim, jadi pohon tin berbuah sepanjang tahun. Buah tin selain karena keunikan buah ini juga karena manfaatnya bagi kesehatan. Buah tin memiliki banyak varietas, salah satu varietas buah tin yang paling terkenal di negeri ini adalah buah Tin Yordan. Kenunikan buah ini adalah semakin warnanya hitam, semakin manis rasa buahnya.

[Selengkapnya...]
 
Kentang

Kentang (Solanum tuberosum L.) adalah tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat dimakan dan disebut "kentang" pula. Di Indonesia, keberadaan kentang terbilang sangat populer. Umbi kentang sekarang telah menjadi salah satu makanan pokok penting di Indonesia selain di Eropa walaupun kentang masih dianggap sebagai sayuran yang mewah oleh masyarakat Indonesia. Kentang sendiri bisa diolah menjadi berbagai macam jenis makanan. Oleh sebab itu permintaan pasar akan kentang juga sangat tinggi.

Kentang (Solanum Tuberosum L) termasuk tanaman semusim karena hanya satu kali berproduksi dan setelah itu mati, umurnya relatif pendek hanya 80 – 180 hari. Daerah yang cocok untuk tanaman kentang adalah dataran tinggi atau daerah penggunungan dengan ketinggian 1.000 – 3.000 m dpl sementara untuk dataran medium ketinggian ideal berkisar antara 300 – 700 m dpl dengan struktur tanah remah dan kaya akan unsur hara. Curah hujan 1200-1500 mm/th, Kelembaban 80 – 90 %.

Bibit kentang yang disediakan oleh Laboratorium Kultur Jaringan Seameo Biotrop dalam bentuk planlet atau tanaman dalam botol.

Jenis kentang yang diproduksi oleh laboratorium kultur jaringan Seameo Biotrop yaitu jenis kentang Granola dan Atlantik.

[Selengkapnya...]
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 Berikutnya > Akhir >>

halaman 3 dari 5

Produk Kultur Jaringan

JATI KULTUR JARINGAN

Pohon Jati KuljarJati (Tectona grandis) merupakan tanaman keras yang mempunyai daur hidup yang sangat panjang, sehinga pemanenan kayu baru dapat dilakukan .. [Selengkapnya]


PISANG 

Pisang CavendishPisang (Musa sp.) merupakan komoditas buah tropis yang sangat popular di dunia.  Hal ini dikarenakan rasanya lezat, gizinya tinggi, dan ... [Selengkapnya]


TALAS JEPANG (SATOIMO)

SatoimoAwal keberadaan Talas Jepang di Indonesia adalah pada masa pendudukan Jepang. Talas Jepang dikenal oleh masyarakat di Toraja dengan nama ... [Selengkapnya]


BUAH TIN

black velvetBuah tin atau yang memiliki nama ilmiah Ficus carica adalah sejenis buah-buahan yang dapat dimakan dan saat ini mulai dibudidayakan di berbagai tempat lain di penjuru dunia... [Selengkapnya]


KENTANG

black velvet

Kentang (Solanum tuberosum L.) adalah tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat dimakan dan disebut "kentang" pula. Di Indonesia, keberadaan kentang terbilang ... [Selengkapnya]


RUMPUT LAUT

Rumput Laut Kotoni (Kappaphycus alvarezii Doty) adalah salah satu  komoditas unggulan di bidang perikanan dan kelautan Indonesia karena  jenis Rumput laut ini menghasilkan karaginan (carragenan) yang benilai ... [Selengkapnya]




Go up