Jika Anda ingin mengajukan pertanyaan tentang layanan yang diberikan oleh Services Laboratory,
silakan Anda mengisi formulir pertanyaan dengan cara mengklik Tanya.
Total Pertanyaan: 55
Pertanyaan ditampilkan per halaman: 10
Penanya
Pertanyaan dan Jawaban
11 Mei 2008, 21:53:34
ly2
Alamat:
donggala
Pertanyaan: perbandingan parameter air dari WHO dengan permenkes no.907
Jawaban: Untuk membandingkan baku mutu kualitas air yang dikeluarkan WHO maupun MenKes No 907, lihat saja nilai maksimum yang diijinkan pada masing-masing parameter. Nilai maximum tolerable limit yang lebih kecil, menunjukkan bahwa regulasi tsb lebih ketat.
11 Mei 2008, 07:25:06
dian
Alamat:
jember
Pertanyaan: bagaimana cara menguji protein baik secara kualitatif maupun kuantitatif disertai dengan prosedur pengujiannya?
Jawaban: Pengujian protein, baik kuantitatif maupun kualitatif, dapat dilihat pada AOAC Official Methods, atau SNI Pengujian pangan.
10 Mei 2008, 13:46:45
Darussalim
Alamat:
Jl.Balebak Dramaga Bogor
Pertanyaan:
1. Spesies cendawan apasaja yang menyerang produk olahan dari jagung, khususnya yang menghasilkan aflatoksin B1?
2. Mohon data penelitian tentang aflatoksin yang menyerang produk olahan dari jagung (bisa email peneliti atau penulis), penting bagi saya untuk menyelesaikan tulisan tentang aflatoksin pada berbagai produk olahan dari jagung ?
Terimakasih atas.
Jawaban: Cendawan penghasil aflatoksin B1 adalah Aspergillus flavus, banyak menyerang jagung maupun produk olahnnya, terutama jagung yang cara penanganannya tidak tepat. Laporan penelitian kontaminasi aflatoksin, terutama milik BIOTROP yang sudah dipublikasi, dapat menghubungi perpustakaan SEAMEO BIOTROP (documentation@biotrop.org).
08 Mei 2008, 18:58:16
dhany utama adi
Alamat:
karanggondang, sranten
karanggede, boyolali
jawa tengah
Pertanyaan: saya seorang mahasiswa PTS di surakarta. saat ini saya sedang menempuh skripsi. yang menjadi pertanyaan saya " apakah ada standar mutu kandungan protein terlarut untuk produk biskuit?" atas perhatian dan jawabannya saya ucapkan terima kasih
Jawaban: Untuk mengetahui standar mutu kandungan protein pada biskuit, mungkin dapat dilihat pada SNI Pangan tentang Biskuit. Anda dapat mengunjungi situs BSN (bsn.go.id)untuk melihat senarai SNI.
06 Mei 2008, 13:15:11
asty
Alamat:
solo
Pertanyaan: Bgmn cara menganalisa kandungan protein&kalsium dalam keju?Mksh..
Jawaban: Pengujian kalsium dan protein pada keju dapat dilihat pada AOAC Official Methods.
05 Mei 2008, 12:08:31
ervita
Alamat:
wisma indri bandung
Pertanyaan:
1. gimana sih prinsip kerja BOD meter dan COD meter???BOD mater dan COD meter itu pake analisa apa?
2. bedanya spektrofotometer dan turbidimeter apa???
Jawaban: 1. BOD analisa bisa dengan SNI 06-2503-1991, COD = APHA 5220 C : Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater 21th Edition 2005. 2. Spektrofotometer = untuk pengukuran absorbansi dengan panjang gelombang tertentu (UV-Vis) suatu contoh larutan, sedangkan Turbidimeter untuk mengukur tingkat kekeruhan sualu larutan contoh/air yang nilainya biasanya langsung terbaca pada alat dalam satuan NTU.
05 Mei 2008, 11:43:36
asep
Alamat:
jl.ciumbuleuit 90 (unpar)
Pertanyaan:
pak / ibu, saya mau tanya.
1. Aplikasi detektor Refraktive Index (RI) HPLC, bisa untuk analisis apa saja?
2. Karakteristik sampel dan syarat2 apa saja yang bisa di analisis dengan detektor Refraktive Index (RI) HPLC?
terima kasih.....
Jawaban: HPLC di Lab kami belum memiliki detektor Refractive Index. Mohon maaf, kami tidak dapat menjawab pertanyaan Anda lebih jauh.
03 Mei 2008, 17:15:04
Mary Grace Saligumba Cagay
Alamat:
BFAR Dormitory, ZSCMST, Fort Pilar, Zamboanga City
Philippines
Pertanyaan:
have a nice day..
can i ask if what is the approximate protein content of a dried and crushed banana blossom?
Your answer will be of great help with my research.
Jawaban: Crude protein as a proximate analysis can be determinated by Kjeldahl Method, using sulfuric acid concentrate as the digester. Amonium borate will be formed when free amonia reacted with boric acid after destilation in strong base condition. The amount of total Nitrogen in sample can be calculated by acid-base titration (using hidrochloric acid standard solution). You can find the complete method in AOAC-Official Analysis.
26 April 2008, 16:33:19
irfan
Alamat:
BPLH Kab. HST Prov. Kalimantan Selatan
Jl.Brigjend.H. Hasan Baseri Komp. PU No. 35 Barabai 71311
Tlp./Fax 0517-44233
Pertanyaan: tahun 2008 ini dari program instansi ada kegiatan pemantauan kualitas lingkugnan, yang ingin sya tanyakan : 1. untuk parameter tanah sebaiknya yang diutamakan apa saja ? hal ini mengingat pagu anggaran yang sedikit dan juga dihubungkan dengan keberadaan daerah sebagai daerah pertanian. 2. mengenai kewajiban pajak, apakah kalau jasa pengujian di laboratorium itu terkena PPn 10 % atau (ada informasi) disesuaikan dengan pasal 23 yaitu membayar pajak 4,5 % saja ? 3. sehubungan dengan pengadaan barang/jasa, untuk kegiatannya rutin setiap bulan, apakah harus dikontrakkan, jumlah total setahun memang diatas 5 Jt, tetapi jumlah total setiap bulannya tidak sampai 5 Jt, gimana ya? sebelumnya terima kasih banyak atas informasinya
Jawaban: 1. Terkait parameter uji disesuaikan dengan tujuan dan ruang lingkup. Bila terkait dengan cemaran perubahan lingkungan dan industri maka yang perlu dimonitor adalah cemaran logam berat (Pb, Cd, Cr, As, Hg, Mn, dll) disamping perubahan pada nilai kesuburan seperti perubahan top soil tanah yang berakibat pada perubahan struktur dan fertiliti tanah (parameter uji: pH, C-organik, N-total, Fosfor, DHL, KTK, Al dapat tukar, tekstur, permeabilitas, BD, Fp). 2. Mengenai kewajiban pajak, yang selama ini berjalan PPn dibebankan pada konsumen. Selengkapnya mungkin bisa berkonsultasi dengan bidang finance. 3. Sehubungan dengan pengadaan barang/jasa, untuk kegiatannya rutin setiap bulan disesuaikan cara lelangnya. Bila nilai <50Jt bisa dilakukan swakelola dan sistem pembayaran bisa dalam bentuk lumsum. Untuk lebih lengkap untuk poin 2 dan 3 dapat ditanyakan di bagian pengadaan barang dan jasa Bapenas (www.bappenas.co.id).
21 April 2008, 12:39:42
neng asri
Alamat:
antapani blok 30 - bandung
Pertanyaan: apakah di seameo biotrop dapat melakukan pengujian aflatoksin pada pakan ternak? berapa biaya per samplenya? berapa lama waktunya? berapa gram pakan per samplenya? terima kasih. dtunggu sekali jawabannya.
Jawaban: Services Laboratory SEAMEO BIOTROP dapat melakukan pengujian aflatoksin pada pakan ternak dan biji-bijian lainnya (jagung, beras, kacang tanah dan produk olahannya. Metode pengujian yang digunakan adalah Thin Layer Chromatographi (TLC). Lama pengujian antara 5 sampai 10 hari kerja (tergantung jumlah sample) dan biayanya Rp. 275.000,- persample (Untuk jumlah sample kurang dari 5, akan dikenakan biaya tambahan sebesar 25%). Jumlah sample yang dibutuhkan minimal 500 gram.
Jati (Tectona grandis) merupakan tanaman keras yang mempunyai daur hidup yang sangat panjang, sehinga pemanenan kayu baru dapat dilakukan di ... [Selengkapnya]
PISANG CAVENDISH
Pisang (Musa sp.) merupakan komoditas buah tropis yang sangat popular di dunia. Hal ini dikarenakan rasanya lezat, gizinya tinggi, dan ... [Selengkapnya]
ZODIA - Tanaman Pengusir Nyamuk
Nyamuk merupakan serangga yang banyak menimbulkan masalah bagi manusia. Selain gigitan dan dengungannya yang mengganggu, nyamuk merupakan vektor atau penular ... [Selengkapnya]
TALAS JEPANG (SATOIMO)
Awal keberadaan Talas Jepang di Indonesia adalah pada masa pendudukan Jepang. Talas Jepang dikenal oleh masyarakat di Toraja dengan nama ... [Selengkapnya]
TANAMAN HIAS 1
1. Jenis : Black velvet (Alocasia reginula) Stok bibit : Tersedia saat ini ... [Selengkapnya]
TANAMAN HIAS 2
4. Jenis : Phylodendron Lynette Stok bibit : Tersedia saat ini ... [Selengkapnya]
TANAMAN HIAS 3
7. Jenis : Silver Velvet Stok bibit : Tersedia Januari 2008 ... [Selengkapnya]